SELAMAT DATANG PARA PETANI INDONESIA....BLOG INI AKAN BERBAGI PENGALAMAN,YANG TENTUNYA AKAN BERMANFAAT BAGI PARA PETANI INDONESIA.SELAMAT MEMBACA.SUKSES SELALU PARA PETANI INDONESIA

SEKARANG JAM

TOKO KAMI MENYEDIAKAN BERBAGAI MACAM KEBUTUHAN PERTANIAN-SEPERTI : Pupuk,Obat-Obatan,Dan Alat - Alat Pertanian.DATANG DAN BUKTIKAN SEKARANG JUGA KE TOKO KAMI.KAMI SELALU MENGUTAMAKAN KEPUASAN PELANGGAN

CARA MEMBUAT PUPUK CAIR

Pupuk Cair Organik :
Merupakan zat penyubur tanaman yang berasal dari bahan-bahan organik dan berwujud cair.
Manfaat :
  • Untuk menyuburkan tanaman.
  • Untuk menjaga stabilitas unsur hara dalam tanah.
  • Untuk mengurangi dampak sampah di lingkungan sekitar.
Keunggulan :
  • Mudah, murah
  • Tidak ada efek samping
Kekurangan :
  • Perlu ketekunan dan kesabaran yang tinggi
  • Hasilnya kurang banyak
Bahan baku pupuk cair yang sangat bagus yaitu bahan organik basah atau bahan organik yang mempunyai kandungan air tinggi, seperti buah-buahan dan sisa sayuran (wortel, labu, sawi, selada, kulit jeruk dll). Semakin besar kandungan selulosa dari bahan organik (C/N ratio) maka proses penguraian oleh bakteri akan semakin lama. Selain mudah terdekomposisi, bahan ini kaya nutrisi yang dibutuhkan tanaman.
Sebelum membuat pupuk cair. EM (Effectiv Mikroorganisme) organik yang berbahan baku sampah organik, perlu dibuatkan dahulu pembuatan Molase dan pembiakan bakteri EM.
  • PENBUATAN MOLASE :
Molase yaitu : Sari tetes tebu (biang gula) atau pembuatan Molase bisa juga dengan melarutkan gula merah/putih dengan air tanpa kaporit dengan perbandingan 1:1 .
  • PEMBIAKAN BAKTERI EM-4
em-4-untuk-pengolahan-limbah
Cairan Bakteri EM-4 Siap Pakai
Cairan bakteri EM-4 dapat di kembangbiakan sendiri dengan cara :
Bahan :
  1. Cairan EM-4-1 Liter
  2. Bekatul/Dedek -3 kg
  3. Molase (dalam keadaan cair)-1/4 Liter
  4. Terasi -1/4 kg
  5. Air bersih (tanpa kaporit/tawas)-5 Liter
Peralatan :
  1. Panci untuk memasak air
  2. Pengaduk kayu
  3. Ember untuk permentasi
  4. Saringan
  5. Botol untuk penyimpanan hasil akhir
Cara penbuatan :
  • Panaskan 5 Liter air sampai mendidih
  • Masukan bekatul, terasi dan molase aduk hingga tercampur merata
  • Dinginkan adonan hingga suhu kamar
  • Setelah dingin masukan cairan EM-4, aduk hingga rata
  • Tutup rapat selama 2 hari, jangan di buka-buka
  • Pada hari ketiga dan selanjutnya penutup jangan terlalu rapat
  • Aduk-aduk setiap harinya selama 10 menit
  • Setelah 1 minggu bakteri sudah dapat diambil dan disaring, masukan kedalam botol yang sudah di sediakan
  • Simpan botol di ruangan sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung, cairan EM-4 siap di gunakan untuk pembuatan pupuk organik
  • Agar bakteri mendapatkan kebutuhan Oksigen, tutup botol jangan terlalu rapat atau biarkan terbuka.
Pembuatan Pupuk Cair Organik :
Dari bahan kotoran ternak

membuat-pupuk-organik-cair
CARA MUDAH PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR
Pembuatan Pupuk Kompos Organik :
Dari sampah Basah atau limbah dapur

a4komposter
CARA MUDAH PEMBUATAN PUPUK KOMPOS ORGANIK

Cara Membuat Pupuk CairOrganik

Bahan dan Alat:
  • 1 liter bakteri EM-4 hasil pengembangbiakan
  • 5 kg hijau-hijauan/daun-daun segar (bukan sisa dan jangan menggunakan daun dari pohon yang bergetah berbahaya seperti karet, pinus, damar, nimba, dan yang sulit lapuk seperti jato, bambu, dan lain-lainnya)
  • 0,5 kg terasi dicairkan dengan air secukupnya
  • 1 kg gula pasir/merah/tetes tebu (pilih salah satu) dan dicairkan dengan air
  • 30 kg kotoran hewan
  • Air secukupnya
  • Ember/gentong/drum yang dapat ditutup rapat
Alat Fermentasi Pupuk Organik Cair
Alat Fermentasi Pupuk Organik Cair by: galerikarawang
Cara Pembuatan:
Kotoran hewan dan daun-daun hijau dimasukkan ke dalam ember.
Cairan gula dan terasi dimasukkan ke dalam ember.
Larutkan bakteri ke dalam air dan dimasukkan ke dalam drum, kemudian ditutup rapat.
Setelah 8-10 hari, pembiakan bakteri sudah selesai dan drum sudah dapat dibuka.
Saring dan masukkan ke dalam wadah yang bersih (botol) untuk disimpan/digunakan.
Ampas sisa saringan masih mengandung bakteri, sisakan sekitar 1 sampai 2 liter, tambahkan air, terasi, dan gula dengan perbandingan yang sama. Setelah 8-10 hari kemudian bakteri sudah berkembang biak lagi dan siap digunakan. Demikian seterusnya.
Kegunaan:
Mempercepat pengomposan dari 3-4 bulan menjadi 30-40 hari.
Dapat digunakan langsung sebagai pupuk semprot, apabila tanah sudah diberi kompos (subur), tetapi apabila tanah kurang subur/tandus, penggunaan langsung sebagai pupuk tidak dianjurkan.
Pupuk cair (larutan bakteri) ini tidak diperbolehkan untuk dicampur dengan bakteri lain, terutama bahan kimia atau bahan untuk pestisida lainnya seperti tembakau.
Selamat Mencoba…

16 komentar:

  1. wah sulit amat yach,mending bahan bahan composnya dikubur aja ,lama lama dibongkar lagi dah jadi pupuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantab, cerdas..

      Hapus
    2. kalo metode konvensional seperti itu perlu waktu 3 bulan baru sampah hancur semua (sampah organik tentunya). Kalo dengan EM bisa 1 sampai 2 minggu saja. proses sampah dengan EM4 Sangat berguna bagi kita yang punya hanya sedikit pekarangan untung mengubur sampah organik dari sisa dapur.

      silakan liat linl yang lain untuk perbandingan:
      http://artikel.co/96/membuat-pupuk-effective-microorganisme.html

      http://pertanianpurworejo.blogspot.com/2013/02/cara-sederhana-membuat-pupuk-organik.html

      http://www.alamtani.com/cara-membuat-pupuk-bokashi.html

      http://www.youtube.com/watch?v=ZmdmtyVo7HI

      http://www.youtube.com/watch?v=tGqv3LedyAU

      Hapus
  2. kotoran hewannya yang masih baru ya? atau yang sudah lama?

    BalasHapus
  3. "Ampas sisa saringan masih mengandung bakteri, sisakan sekitar 1 sampai 2 liter, tambahkan air, terasi, dan gula dengan perbandingan yang sama."

    'perbandingan yang sama' di atas itu maksudnya gmna? apa misalnya 1 ltr air:1 kg gula:1 kg trasi. atau mengacu pada prosedur awal 1 kg gula:0,5 kg trasi:air

    BalasHapus
  4. Terima Kasih..Izin share..

    BalasHapus
  5. semoga dapat ebrmanfaat dan menjadi inspirasi.. terima kasih ya gan infonya semoga makin jaya..

    BalasHapus
  6. Knapa tdk dianjurkan penggunaan langsung untuk lahan tandus pak, padahal kan dalam pencampuran dan fermentasi diatas menggunakan bahan kotoran hewan 30kg ?

    BalasHapus
  7. teirma kasih banyak karena sudah berbagi berita yang sangat menarik. zaman sekarang sudah jarang menemukan blog yang isinya penuh manfaat seperti ini, keren!!

    BalasHapus
  8. selamat datang musim penghujan, semoga tidak membawa banjir

    BalasHapus
  9. senang berkunjung di blog ini

    BalasHapus
  10. Terimakasih, postingan-nya sangat bagus sekali. Senang sekali berkunjung ke blog anda. saya bantu share ya gan? semoga dapat bermanfaat buat kita semua. Amin :D :D

    BalasHapus
  11. sy pingin belajar membuat pupuk cair mhn resepnya atau hubungi kami 081233157500

    BalasHapus
  12. Mff sya mau tnya,pupuk cair yg sya buat kok tmbul larva/belatung stlah 8 hari,apkah ppuk trsbut gagal? Tpi bau yg dtmbulkan brbau tape,mhon solusinya,,trimakasih..

    BalasHapus
  13. Mff sya mau tnya,pupuk cair yg sya buat kok tmbul larva/belatung stlah 8 hari,apkah ppuk trsbut gagal? Tpi bau yg dtmbulkan brbau tape,mhon solusinya,,trimakasih..

    BalasHapus